TRP
Pembangunan Tol Medan-Binjai Rampung Sebelum Natal 2017
11 Juli 2017 \\ ksn,rtrw \\ 97

MEDAN, KompasProperti - Pembebasan lahan terkait pembangunan ruas jalan Tol Binjai-Medan-Deliserdang-Serdangbedagai-Tebingtinggi telah diselesaikan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengutarakan hal tersebut usai memantau pembangunan Tol Binjai-Tebingtinggi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadumuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sabtu (8/7/2017) kemarin.

"Pembebasan lahannya sudah diselesaikan, jalan tol Medan-Binjai sebelum akhir tahun atau sebelum Natal tahun ini sudah harus selesai," ujar Rini.

Sementara, untuk jalan tol Medan-Kualanamu sampai Tebingtinggi, akan beroperasi dan bisa digunakan masyarakat pada Mei 2018.

Erry Nuradi menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara yang meminta pembangunan jalan Tol Kualanamu–Tebingtinggi ini diselesaikan tepat waktu karena sudah sangat dibutuhkan masyarakat demi kelancaran pergerakan manusia dan barang.

Selain itu, Tol Kualanamu-Tebingtinggi juga diperlukan untuk mendukung dan mendorong pengembangan obyek wisata Danau Toba yang dijadikan pemerintah sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

"Saya meminta perusahaan kontraktor pembangun jalan tol menyelesaikan proyek tepat waktu, supaya jarak Medan ke Danau Toba semakin singkat. Ini akan mendorong peningkatan jumlah kunjungan ke kawasan itu. Apa pun kendalanya kami siap bantu dan koordinasikan bersama," ucap Erry, Senin (10/7/2017).

Erry juga mengapresiasi masalah pembebasan lahan yang telah diselesaikan, khususnya lahan di ruas jalan Tol Medan-Binjai.

Sebelumnya, Manajer Proyek Jalan Tol Medan-Binjai, Hestu Budi, mengatakan, pengerjaan jalan tol tersebut dipercepat agar dapat dilalui para pemudik Lebaran 2017 kemarin.

Pembangunan tol ini dibagi dalam tiga seksi. Seksi pertama sama sekali belum dikerjakan karena masih terkendala pembebasan lahan. Sementara seksi dua dan tiga telah rampung dan siap digunakan.

"Jalan tol Medan-Binjai diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalan lintas Binjai-Medan yang aksesnya selama ini hanya satu," kata Hestu. Kontributor Medan: Mei Leandha, Ed: Hilda B Alexander

Sumber: kompas.com | 10 Juli 2017

Berikan komentar.